Peringatan keras: setiap karya yang dimuat di Writing Session dilindungi UU hak cipta & penjiplakan pada karya tersebut memiliki sanksi!

Selasa, 08 November 2011

Jarum, dan Benang Merah Antara Kau dan Aku

oleh : @meiizt



Kuaduk kenangan sampai kutub selatan diantara kita terbentuk.
Aku mengerling melewati pucuk-pucuk cemara, menyeka setiap salju yang menghalang mata.
Mencari bayanganmu, mengorek-ngorek lagi ingatan tentangmu. Kamu.
Ya, Kamu.
Aku begitu mencintaimu, tapi aku tak mengenalmu!
Kugali tumpukan air beku, udara beku, wajah beku, senyuman beku, memori beku.
Kuketuk-ketuk simpul beku yang melilit otakku. Mencarimu.
Mencari jarum beku yang menyimpan benang merah antara kau dan aku.
Semua beku mengaburkan tentangmu.
Begitu beku menyimpanmu rapat-rapat dari ujung indraku.

Kuaduk kenangan sampai persawahan diantara kita terbentang.
Kukocar-kacir jerami dalam gudang mencari jarum, yang mengait benang merahku dengan benang merahmu.
Tak ketemu.
Hanya kutemu kering-kering jerami yang mengejekku, menyembunyikanmu.
Hanya kutemu repih-repih lumpur sepi, mereka tak tahu dimana kamu!
Hanya kutemu bangkai serangga yang hanya tergolek tak peduli kehilanganku, kehilanganmu.
Mencari, aku menanyai tiap yang kering dan basah.
Mencari, aku menanyai tiap yang nafas dan yang bekas.
Aku mencintaimu, tapi aku bahkan tak mengingatmu!

Kuaduk kenangan sampai galaktika diantara kita mengembang.
Kujelajah Saturnus untuk mencari jarum diantara cincin-cincinnya.
Kuterobos Jupiter andaikata badai menyembunyikannya dari mataku.
Tak ada, tak ada, jarum berbenang merah.
Jarum pengait benang merah takdirmu dan takdirku.
Ah, tajam, tajam! Andromeda menghujaniku berbagai perasaan yang tajam.
Kehilangan.
Kamu.

Kahilangan bagai jarum menusukku hingga jantung,
Jantungku yang terus bertahan berdetak demi mencari jarum.
Jarum.
Pengikat kau dan aku.
ada dimana?
...
...

Ah, ketemu.
Jarum. Ada di dia. Di kakinya. Dihancurkannya.
Kekasihmu.
Memungut jarum dan benang merah yang mengikat aku dan kau dan menginjaknya sampai berkeping.
Sampai menjelma debu.
Abu.

1 komentar:

SANGAT DIANJURKAN untuk saling mengapresiasi atau mengkritik tulisan satu sama lain. Kita sama-sama belajar ya!