Peringatan keras: setiap karya yang dimuat di Writing Session dilindungi UU hak cipta & penjiplakan pada karya tersebut memiliki sanksi!

Minggu, 18 Desember 2011

Pemberontak

oleh: Michan

Pemberontak

Beberapa orang mengakhiri kisahnya dengan tanda titik. Sisanya memilih tanda yang mereka inginkan sendiri atau bahkan tidak tahu harus mengakhiri dengan apa. Beberapa orang pula mengawali kisah mereka dengan huruf kapital. Sisanya memilih dengan sesuatu yang mereka inginkan sendiri atau bahkan tidak tahu harus memulai dengan apa.

Apakah hidup seperti cerita yang di tumpahkan dalam huruf-huruf alphabet? Seperti yang biasa mereka lakukan. Memulai dengan huruf kapital dan mengakhiri dengan tanda titik atau tanda tanya atau tanda seru. Seperti yang biasa mereka lakukan? Menggiring tiap ide cerita dari Tuhan untuk dicetak dalam bentuk paragraf. Apakah hidup harus terperinci, runtut, dan menarik? Seperti yang biasa mereka pikirkan.

Sekarang banyak orang yang mengaku mereka tak biasa. Jika definisi biasa itu adalah seperti kebanyakan orang, maka jadilah tak biasa itu biasa dan biasa itu tak biasa. Sayangnya kebanyakan biasa dan tak biasa itu masih takut akan nilai dari kebanyakan orang. Tetapi juga ada orang yang tak peduli dengan kata biasa, mereka hanya melaju dengan kecepatan dan arah seperti yang mereka inginkan, benar-benar tidak mengikuti arus. Itulah ketidakbiasaan sesungguhnya.

Terkadang orang-orang yang tidak peduli dengan nilai orang lain itu disebut pemberontak. Dan mereka benar-benar tidak peduli dengan sebutan itu. Mereka memang melawan arus, tetapi mereka masih berada di jalan yang benar. Mereka hanya memilih untuk mengawali, mengakhiri, dan memilih alur mereka tidak dengan huruf kapital, tanda titik, tanda seru dan apapun yang biasa dilakukan orang kebanyakan. Selama para pemberontak itu masih di jalan yang benar, kisah hidup yang mereka tuliskan dengan cara yang mereka inginkan itu masih sempurna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SANGAT DIANJURKAN untuk saling mengapresiasi atau mengkritik tulisan satu sama lain. Kita sama-sama belajar ya!