Peringatan keras: setiap karya yang dimuat di Writing Session dilindungi UU hak cipta & penjiplakan pada karya tersebut memiliki sanksi!

Selasa, 23 Agustus 2011

Antara Bola dan Tanda Seru (!)

Oleh: Tiara nabila zein (@thyrnabila)

Aku sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. Berat sekali aku meninggalkan rumah hari ini. Bukan karena aku harus meninggalkan keluargaku. Bukan! Sama sekali bukan. Tahu kenapa? Malam ini ada pertandingan bola! Hey, jangan salah sangka. Aku cewek tulen, tapi aku suka sepak bola. Seperti kebanyakan cewek yang juga maniak bola, aku juga punya idola. Bambang Pamungkas dan Gonzales! Kenapa mereka? Kenapa bukan Irfan Bachdim seperti kebanyakan kaum hawa? Karena aku suka pemain bola bukan dari tampangnya tapi dari golnya.
Ahh.. sudah cukup membahas idolaku.
Aku sedang berkonsentrasi dengan ponselku. Pertandingan sudah berjalan 30 menit, namun Roy belum juga memberikan kabar terbaru tentang jalannya pertandingan. Di dalam kereta ini aku tak bisa menonton siaran langsung pertandingan tim kesayanganku.
Saat aku hampir terlelap, tiba-tiba ponselku bergetar
Aku kembali menegakkan tubuhku lalu menatap layar dengan seksama
Ponselku berkedip.

1 pesan
GOL buat Palestine! Eerrrr,,,

Pesan dari sahabatku.
Aku hanya dapat menanggapi pesan itu dengan bibir yang membentuk kerucut.

Aku kecewa. Ah. Kemana kedua idolaku ini.
Rasanya ingn menangis. Berlebihan memang. Tapi, ah sulit untuk kuungkapkan dengan kata-kata tentang kekecewaanku.
1 pesan
GOL!!! Indonesia prok prok prok

Aku tersenyum.
“Yey!”aku sedikit berteriak.
Sepertinya penumpang satu gerbong ini mendengar seruanku.

Aku membalasnya dengan cengiran lebar.

Beberapa menit kemudian, kembali ada pesan masuk.

“GOL!!!!!!”kali ini lebih banyak tanda serunya

Cengiranku semakin lebar.
“Yiha.. 2-1”
Tak lama berselang

1 pesan
“GOL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! yey! 3-1”

Aku mulai larut dalam euforia pesta gol ini. Ingin rasanya bergabung dengan para penonton yang ada di stadion yang menonton secara langsung.
Mataku sudah sepenuhnya melek. Rentetan tanda seru yang memenuhi layar ponselku seakan-akan meloncat keluar lalu tertempel di mataku, menjadi penahan kelopak mataku yang sedari tadi sudah lengket. Jantungku sudah berdegup kencang.
Aku hanya dapat membayangkan kedua idolaku sedang berlari di tengah lapangan sambil membawa bola. Ahh.. aku juga membayangkan gol-gol indah yang mereka ciptakan.
Drrt drrt..
Jantungku seperti akan meloncat keluar.
Serangan balasankah? Kataku dalam hati.
Ku pejamkan mataku sambil jempol tanganku memencet tombol untuk membuka pesan.

1 pesan
GOOOLLLLL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! idola lo emang juara!

Tanda seru itu! Aku seperti mendengar euforia pendukung timnas.
Aku hampir saja berdiri. Ingin sebenarnya meloncat-loncat kegirangan. Tapi aku masih cukup waras untuk mengurungkan niat konyolku itu.
Sampai 30 menit kemudian, sudah tidak ada lagi update tentang jalannya pertandingan. Sepertinya Roy langsung tidur setelah selesai pertandingan. Itu artinya, 4-1. Aku tersenyum lebar.
Aku berterimakasih kepada Roy, sahabatku yang sudah menjadi mataku untuk menyaksikan pertandingan tim kesayanganku.
Aku kembali membuka inbox di ponselku. Aku membaca ulang pesan pertama Roy sampai yang terakhir. Aku sangat takjub. Ia memberikanku keterangan hanya dengan kata GOL dan tanda seru. Namun, efeknya luar biasa. Tanda seru bisa mengaduk-aduk emosiku. Aku sempat kecewa dengan tanda seru yang muncul pertama kali di layar ponselku tapi tanda seru berikutnya yang datang memberondongku membuatku tersenyum. Tersenyum bangga.
***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

SANGAT DIANJURKAN untuk saling mengapresiasi atau mengkritik tulisan satu sama lain. Kita sama-sama belajar ya!