http://adrianeline.tumblr.com
Bermimpi menjadi seseorang yang adalah aku, tapi bukan aku. Aku dimimpiku terbangun dengan tangan terikat kuat-kuat di sebuah kursi, tidak mampu melepaskan diri, apalagi lari. Kutunggu, dan kutunggu, dengan adrenalin terus berpacu, setitik kesadaran menakutkanku.
Tampaknya aku diculik.
Tapi oleh siapa? Untuk tujuan apa? Aku menunggu dan menunggu, menunggu penculikku datang menampakkan diri, memberiku sedikitnya kejelasan kenapa aku disandera. Aku menunggu dan menunggu, tapi waktu berjalan, akhirnya berlari, namun aku ditinggal sendirian tanpa kejelasan. Dan sesungguhnya tidak ada yang membuatku lebih ketakutan dibanding kenyataan bahwa aku ditinggal dan diabaikan.
Dan sekarang aku terbangun, nyata rasanya. Pandanganku buram, tanganku kebas dan badanku ngilu. Dan kusadari bahwa mimpiku bukan sekedar ilusi. Aku terbangun karena perut kelaparan dan kerongkongan kering kehausan. Aku terbangun dari tidur akibat kecapaian menangis terus-terusan.
Aku terbangun dan menyadari bahwa di kenyataan, aku pun diculik dan diabaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
SANGAT DIANJURKAN untuk saling mengapresiasi atau mengkritik tulisan satu sama lain. Kita sama-sama belajar ya!