Peringatan keras: setiap karya yang dimuat di Writing Session dilindungi UU hak cipta & penjiplakan pada karya tersebut memiliki sanksi!

Kamis, 24 Februari 2011

Salahku Sahabatku

Oleh: Ninda Syahfi (@nindasyahfi)

Janissa, begitu banyak orang mengenal kami. Memanggil kami yang tidak pernah berpisah. Selalu berdua, selalu seirama. Terlihat kompak, menyatu, tapi sebenarnya tidak. Ada yang kopong di sini. Aku Janis, dan Nissa adalah sahabatku. Hanya karena aku dan ia bertetangga semenjak kami lahir, jadilah aku bayangannya. Nissa menjadi yang pertama, dan aku yang kedua. Nissa berdiri sendiri, sedangkan aku ditopang, oleh namanya.

“Janis? Oh Janisnya Nissa?”

Atau,

“Oh Nissa..”

Aku muak.

Otak dan otot. Aku adalah ide, dan Nissa adalah mesin. Mesin yang aku rancang mendekati sempurna. Aku jalankan dengan hati-hati. Bagiku itu prestasi. Prestasi yang menjadi hak milik Nissa. Hobiku mengalah. Tidak ingin tenagaku habis percuma merebut yang tidak berharga. Aku percaya, suatu hari aku punya kesempatan menjadi Nissa, di posisinya.

Aku bahagia mengetahui Nissa akan menikah. Is akan punya kehidupan baru. Tidak ada lagi memanfaatkan dan dimanfaatkan. Tapi, kehidupan Nissa yang sangat mulus berkatku, berakhir ketika aku dilamar tunangannya. Pria favorit kami sejak dulu, Agri. Pria empat tahun lebih tua dari kami. Manis, dan sejuk. Payah Nissa mencuri hatinya. Mungkin tidak, jika aku sedikit membantunya. Aku otak dan otot sekarang. Terbiasa menghasilkan ide ‘brilian’ membuatku mudah menghancurkan semua. Termasuk kebahagiaan Nissa, sahabatku. Cukup untuknya bahagia selama ini, karenaku. Aku juga ingin. Terbiasa berpikir sebelum bertindak, memberiku ilmu lebih dalam mendapatkan hati Agri. Anggap saja semudah jentikan jari. Agri berpaling padaku. Membatalkan semua. Membalaskan segala yang tidak baik pernah aku terima, dari Nissa. Maaf, aku tahu ini salahku, sahabatku.

1 komentar:

  1. ninda. u r briliant! my fav dr sekian banyak cerita yg lo hasilkan.
    u go girl!!!
    :)

    BalasHapus

SANGAT DIANJURKAN untuk saling mengapresiasi atau mengkritik tulisan satu sama lain. Kita sama-sama belajar ya!