Peringatan keras: setiap karya yang dimuat di Writing Session dilindungi UU hak cipta & penjiplakan pada karya tersebut memiliki sanksi!

Kamis, 05 Agustus 2010

"negeri hujan."

Oleh: Mbak Dan
(http://cinnamome37.blogspot.com/2010/08/negeri-hujan.html)

kuyupku menjadi
dari rintik tak henti dunia penuh rasa

mulai dari isak sedih hati yang menangis
pingkal tawa yang menetes
hingga haru bahagia yang meleleh

ah, negeriku, negeri rintik
semua tertumpah pada air mata
tertampung pada gemuk awan
dan beratnya menjadi tetes hujan

hari pangeran langit
payungi aku dengan cerahmu
tiada hari tanpa hujan air mata

3 komentar:

  1. Saya seorang penikmat puisi dan terkadang menulis puisi juga. Membaca puisi mbak dan ini, membuat saya menerutkan dahi. Bahasa yg digunakan sangatlah kompleks dan dalam. Tapi entah mengapa saya tidak menemukan sari dari puisi ini. Maafkan ketidaktahuan saya dan ketidakpekaan saya ya mbak. Teruskan menulia.

    BalasHapus
  2. terima kasih masukkannya yaa.. memang masih harus banyak belajar nih :)

    BalasHapus
  3. ups.. kayanya ada yang salah ketik

    "hari pangeran langit" mestinya "hai pangeran langit"

    BalasHapus

SANGAT DIANJURKAN untuk saling mengapresiasi atau mengkritik tulisan satu sama lain. Kita sama-sama belajar ya!