oleh: Wicak Hidayat
http://manterakata.blogdetik.com
Sayangku. Aku terpaksa menuliskan surat ini karena aku tak tahu lagi kamu ada di mana. Dan sejujurnya, dengan siapa.
Malam-malam yang kelabu ini membuatku banyak berpikir. Dan sepertinya, memang sudah saatnya.
Kau tahu apa yang kumaksud. Kita sudah tidak mungkin bersama lagi.
Sementara aku harus tergopoh-gopoh dari satu panggung ke panggung. Kau rupanya butuh menikmati bergelas-gelas sampanye, wiski dan teman-teman yang membuatmu tertawa.
Tidak. Aku tidak menyalahkanmu, untuk sesuatu yang menjadikan dirimu seperti itu.
Sedikit banyak, itu juga yang sempat membuatku jatuh cinta padamu.
Ah, sayangku Hermione. Sepertinya memang cinta itu bukan dibuat dalam balutan gulali saja. Akhir-akhir ini aku menyadari betapa buah beri beracun pun bisa disebut sebagai cinta.
Sayangku. Kau akan menemui surat ini di meja rias pada saat kau pulang nanti --jika kau pulang nanti.
Salam sayang.
Anthony
(@writingsession 6 Agustus 2010 dengan tema: random page Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Anthony_Quayle )
Blog untuk memajang hasil karya partisipan #WritingSession yang diadakan setiap jam 9 malam di @writingsession. Karena tidak ada yang bisa menghentikan kita untuk berkarya, bahkan waktu dan tempat.
Peringatan keras: setiap karya yang dimuat di Writing Session dilindungi UU hak cipta & penjiplakan pada karya tersebut memiliki sanksi!
I like the wordplay. Dari judulnya dikirain ada hubungannya dengan Harry Potter. Dari artikel itu, bisa jadi tulisan ini, keren :)
BalasHapusIya nih,,
BalasHapusAku pertama juga ngiranya gitu ternyata salah.. ^_^